, ,

Anggrek “Black Mamba” Laku Ratusan Juta Di BSOW 2025

oleh -875 Dilihat

Kilau Sang Ratu Kelam: Anggrek ‘Black Mamba’ Kota Batu Dibanderol Ratusan Juta, Pameran Orchid Week Ramai Dikunjungi

Batu- Dunia anggrek Indonesia kembali menorehkan kejutan. Di ajang Batu Shining Orchid Week BSOW 2025, sebuah bunga anggrek dengan nuansa misterius, ‘Black Mamba’, berhasil menyihir para kolektor dan pengunjung. Bukan hanya karena penampilannya yang dramatis dan elegan, tanaman hibrida lokal ini memiliki harga yang fantastis, mampu menembus ratusan juta rupiah untuk satu tanaman dewasa.

Anggrek "Black Mamba" Laku Ratusan Juta Di BSOW 2025
Anggrek “Black Mamba” Laku Ratusan Juta Di BSOW 2025

Baca Juga : Katalisator Kolaborasi Kreatif 260 Kota Bakal Digelar Di Malang Raya

Pameran yang digelar di Balai Kota Among Tani ini seakan memiliki magnet tersendiri berkat kehadiran sang “Ratu Kelam”. Namun, harga selangit yang dibanderol untuk ‘Black Mamba’ bukanlah tanpa alasan. Nilainya merupakan buah dari perpaduan sempurna antara seni, sains, dan kesabaran dalam dunia pembudidayaan anggrek.

Menguak Misteri di Balik Harga Fantastis

Anna Maria Ulva, Sekretaris DPC Pecinta Anggrek Indonesia (PAI) Malang Raya, yang ditemui di lokasi pameran, dengan detail membeberkan alasan di balik mahalnya anggrek ini.

“Yang dipamerkan di sini, InsyaAllah harganya bisa mencapai ratusan juta,” ujar Anna, menegaskan nilai investasi dari tanaman tersebut.

Menurutnya, ada tiga pilar utama yang menopang nilai ‘Black Mamba’:

  1. Kelangkaan: Anggrek ini bukanlah tanaman yang bisa ditemui dengan mudah di pasaran. Proses produksinya yang rumit dan terbatas menjadikannya barang langka yang diburu kolektor.

  2. Tingkat Kesulitan Budidaya: Membesarkan ‘Black Mamba’ membutuhkan keahlian, ketelatenan, dan kondisi lingkungan yang khusus. Tidak semua pembudidaya berhasil membawanya hingga mekar sempurna.

  3. Keunikan Warna: Warna hitam pekat yang menyelimuti bunganya adalah daya tarik utamanya. Dalam dunia anggrek, warna solid yang gelap dan intens seperti ini sangat jarang dan sangat dihargai.

“Tolok ukurnya keseluruhan. Dari sisi kelangkaan, sulitnya barang itu ada, hingga bentuk hitamnya yang eksotis. Usia tanaman juga sangat berpengaruh pada nilainya,” jelas Anna.

Bagi yang tergoda untuk memelihara tapi gentar dengan harga ratusan juta, ada jalan masuk. Anna mengungkapkan bahwa untuk sekadar memiliki anakan atau bibit ‘Black Mamba’ setinggi 20 sentimeter, calon kolektor harus merogoh kocek sekitar Rp 15 juta untuk satu atau dua bulb (umbi).

Kebanggaan Karya Lokal yang Mendunia

Yang membuat kisah ‘Black Mamba’ semakin membanggakan adalah asalnya. Sang “Ratu Kelam” ini adalah hasil karya seorang breeder (pembudidaya) lokal Kota Batu bernama Dedek. Keberhasilannya menciptakan anggrek sekelas ini membuktikan bahwa kualitas anggrek silangan dalam negeri tidak kalah bersaing dan mampu memukau di mata kolektor paling tajam sekalipun.

‘Black Mamba’ menjadi salah satu bintang utama dalam BSOW ke-8, sebuah event yang telah menjadi barometer pameran anggrek tingkat nasional. Acara yang berlangsung dari 3 hingga 12 Oktober 2025 ini tidak main-main, dengan diikuti oleh 183 tanaman lomba dari berbagai penjuru daerah. Dewan jurinya pun berskala nasional hingga internasional, melibatkan pakar dari Thailand.

“BSOW ini memang barometer pameran nasional. Peminatnya sangat banyak, baik dari dalam maupun luar negeri,” tegas Anna.

Geliat Ekonomi dan Animonya Meningkat

Tingginya antusiasme tidak hanya terlihat dari decak kagum pengunjung, tetapi juga dari geliat ekonominya. Anna memproyeksikan perputaran uang di BSOW 2025 ini akan melampaui capaian tahun 2024 yang lalu, yang telah berada di kisaran fantastis Rp 13 hingga Rp 18 miliar.

“Tahun ini Insya Allah meningkat. Pengunjung bukan hanya lokal. Hari ini saja sudah ada tiga bus yang datang dari Jogja dan rombongan pejabat dari berbagai daerah,” pungkasnya dengan penuh optimisme.

Dengan demikian, ‘Black Mamba’ bukan sekadar tentang sebuah tanaman mahal. Ia adalah simbol dari kreativitas, keuletan, dan potensi ekonomi yang tumbuh subur dari kota Batu. Ia adalah bukti nyata bahwa keindahan yang langka dan penuh dedikasi, selalu memiliki tempat yang istimewa dan bernilai tinggi.

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.